CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Menguji Kualitas Pengecatan

Dalam pengecatan sering kali banyak ditemukan pemasalahan, terkadang kita bingung kenapa cat yang diaplikasikan hasilnya tidak memuaskan dsb. Kita perlu untuk mengetahui apakah hasil dari cat itu bagus atau tidak.

pengecatan

Nah, caranya yaitu melalui metode pengujian kualitas pengecatan. Umumnya, ada beberapa pengujian kualitas cat diantaranya:

Visual, yaitu untuk melihat visual lapisan film cat yang meliputi kerusakan pengecatan yang dapat diketahui secara visual, misalnya : popping, pin hole,orange peel, cratering (lubang kawah) motling, meler (sagging), dry spray , kotor, cat berbintik-bintik dan lain-lain.

Ketebalan (thickness), untuk mengetahui ketebalan cat di permukaan plat atau benda yang dicat. Pengujian ketebalan cat hanya bisa dilakukan pada plat (metal).

Gloss, pengujian untuk mengetahui tingkat mengkilapnya lapisan film cat.

Hiding power, untuk mengetahui kemampuan daya tutup cat, semakin tinggi hiding powernya maka semakin tipis lapisan film cat yang dibutuhkan untuk menutup permukaan plat yang dicat, demikian pula sebaliknya semakin rendah hiding powernya maka semakin tebal lapisan film cat yang dibutuhkan untuk menutup permukaan plat tang dicat.

Adhesion, yaitu untuk mengukur tingkat kerekatan cat pada benda kerja baik metal maupun plastk. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya pengelupasan pada part yang sudah dicat. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode cross cut.

Pengujian Total Solid/Non Volatile (N.V),pengujian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah/berat bahan baku cat (coating weight).

Pengujian Coating weight, yaitu pengujian yang bertujuan untuk mengetahui jumlah/berat phosphate yang menempel pada plat pada proses phosphating.

Gasoline resistance, yaitu untuk mengetahui daya tahan cat terhadap rendaman bensin/premium.

Corrosion resistance, Pengujian ini disebut juga dengan “Salt spray” yaitu pengujian cat yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan cat menahan timbulnya karat. Tes ini khusus untuk test cat stoving (metal).

Blister test, Pengujian blister bertujuan untuk keadan korosi yang terjadi pada permukaan plat sebelum dicat. Blister test dilakukan pada temperatur 70-80oC.

Kekerasan, pengujian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kekerasan lapisan cat pada plat.

Rubbing, menguji ketahanan lapisan film cat terhadap bensin/premium. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya luntur pada saat dilakukan pada pencucian atau terkena bensin pada part.

Bending test, yaitu untuk mengetahui kemampuan cat terhadap daya lenturan. Tujuannya untuk mencegah agar part yang sudah dilapisi cat tidak terjadi keretakan/terkelupas apabila terjadi benturan yang berakibat penyok.

Add comment


Security code
Refresh