CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Lakukan Teknik Aplikasi Yang Tepat Untuk Hasil Pengecatan Yang Maksimal

Masalah-masalah yang muncul pada lapisan cat yang telah diaplikasikan tak hanya disebabkan oleh kualitas cat yang digunakan tetapi juga dipengaruhi oleh teknik aplikasi yang dilakukan. Pengaplikasian yang tepat mampu membuat hasil pengecatan sempurna seperti yang diinginkan.

Oleh karena itu penting untuk memperhatikan bagaimana teknik aplikasi cat yang benar yaitu sebagai berikut:

Pemberian Cat Dasar

Cat dasar untuk tembok dibagi dua, yaitu cat dasar yang berupa varnish dasar air yaitu cat tanpa pigmen dengan dasar emulsi acrylic 100%. Cat dasar ini biasanya disebut Wall Sealer Water Base. Wall Sealer sangat baik untuk tembok baru yang banyak retak rambut untuk mengisi celah-celahnya dan untuk menguatkan lapisan cat lama yang mulai mengapur.

Kedua adalah cat dasar yang berupa cat tembok warna putih dengan dasar emulsi acrylic 100% dan mempunyai daya tahan alkali yang tinggi, daya rekat serta daya isi yang baik serta kadar bahan anti jamur cukup tinggi. Cat dasar ini disebut Alkali Resisting Primer. Cara pemakaiannya adalah mengencerkan cat sesuai dengan petunjuk pabrik, jangan berlebihan, karena dapat menghilangkan fungsi cat dasar.

 

Langkah Pengecatan

• Pastikan permukaan tembok yang akan dilapisi cat dalam keadaan bersih dan benar-benar telah siap. Gosok permukaan tembok dengan amplas atau sikat sambil permukaan tembok dibasahi air bersih. Kemudian keringkan dengan kain lap yang bersih.    

• Cuci permukaan tembok dengan larutan asam chlorida (HCl) 10-15% untuk menetralkan alkali yang masih ada.

• Bagian-bagian tembok yang tidak akan dicat, alat-alat rumah tangga seperti kursi, meja, lantai sebaiknya ditutup dengan plastik atau kertas agar tak terkena cipratan cat.

• Siapkan alat-alat pengecatan yang dibutuhkan, seperti kuas, roller, ember, atau pengaduk.

• Ingat, sebelum menyapukan cat akhir, terlebih dahulu aplikasikan cat dasar.

• Aduk cat sampai rata dan pengenceran sesuai dengan ketentuan yang ada pada kemasan cat.

• Pengengenceran cat jangan langsung didalam kalengnya, kecuali kalau dapat habis pada hari itu juga.

• Selang waktu antara setiap lapisan cat pertama dan kedua harus cukup lama yaitu 2-4 jam.

• Sebaiknya lakukan pengecatan saat cuaca terang dan kering.

• Setelah selesai, tutup rapat-rapat kaleng yang yang masih ada sisa catnya agar bisa tahan lama dan dapat digunakan ketika Anda akan kembali mengecat.

 

Dengan melakukan teknik aplikasi yang benar, maka Anda dapat terhindar dari masalah-masalah yang biasanya muncul dalam pengecatan.

Add comment


Security code
Refresh