CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Sejarah Stasiun Jatinegara

Stasiun Jatinegara (JNG) merupakan stasiun besar yang berada di Jakarta Timur. Mempunyai ketinggian +16 mdpl dan merupakan stasiun yang cukup sibuk di Daop 1 Jakarta, karena Stasiun Jatinegara melayani perjalanan KRL Commuter Line relasi Bekasi-Jakarta Kota PP, Jatinegara-Bogor PP, dan juga melayani kedatangan kereta api dari Luar Kota. 

 

 

Stasiun Jatinegara mempunyai 5 Jalur utama yang digunakan untuk melayani perjalanan kereta api dan 3 jalur alternatif yang digunakan untuk langsir lokomotif dan menyimpan kereta perawatan jalur kereta api.Stasiun Jatinegara yang merupakan karya Ir. Snuyff, tak dapat dilepaskan dari kawasan Jatinegara itu sendiri yang sarat dengan sejarah dan terlihat dari banyaknya bangunan bersejarah yang pantas untuk dilestarikan.

Kawasan Jatinegara awalnya bernama Meester Cornells, mengacu pada nama Cornelis Senen seorang guru yang mendirikan sekolah, mengajar dan memberikan khotbah di kawasan itu sehingga dia mendapat julukan meester atau tuan guru. Nama Jatinegara mulai digunakan pada jaman penjajahan Jepang yang menganggap nama Meester terlalu berbau Belanda. Ada pendapat bahwa Jatinegara berasal dari kata ‘Negara Sejati’ sebutan dari Pangeran Jayakarta yang sudah lebih dulu mendirikan perkampungan Jatinegara Kaum setelah pemerintahan Belanda menghancurkan Keraton Sunda Kelapa.

 

 

Khususnya orang-orang berkebangsaan Belanda yang berdomisili di daerah tersebut pemerintah Kolonial mengembangkan sarana transportasi pendukung. Pada tanggal 16 Juni 1872 jalur kereta api Gambir-Jatinegara diresmikan pemakaiannya dan kemudian dilanjutkan untuk jalur Jatinegara-Bogor setahun kemudian. Berikutnya pada tahun 1925 kereta listrik mulai dioperasikan untuk menghubungkan Jatinegara dengan Tanjung Priok dan Manggarai.

Banyaknya transportasi publik yang melintasi Jatinegara menunjukkan bahwa daerah ini merupakan wilayah penting dan cukup ramai sejak dahulu dan stasiun kereta api menjadi fasilitas publik yang vital. Hingga saat ini, Stasiun kereta api Jatinegara yang sebelum kemerdekaan bernama Stasiun Meester Cornelis merupakan stasiun penting tempat bertemunya tiga jalur kereta api yaitu jalur ke Pasar Senen, jalur ke Manggarai, dan jalur ke Bekasi.

Stasiun ini setiap harinya dilewati sekitar 350 kereta api yang menghubungkan kota Jakarta ke semua jurusan di Pulau Jawa. 

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh