CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Bahan Material Untuk Pagar Rumah

Sebelum Anda memutuskan untuk menghadirkan pagar pada rumah, hal pertama yang harus Anda pertimbangkan selain model/gaya pagar adalah bahan yang digunakan. Apakah akan menggunakan pagar kayu, besi, beton, atau batu alam.

Tentunya jenis bahan yang digunakan harus serasi dengan desain rumah yang Anda miliki. Hmmm…bagi Anda yang akan membuat pagar rumah, Anda bisa pertimbangkan bahan atau material yang akan Anda pilih. Berikut adalah kelebihan dan kelemahan bahan untuk pagar yang harus Anda perhatikan:

alt

Besi, kuat dan kokoh, mampu memberi perlindungan dan keamanan yang baik bagi pemilik rumah, selain itu material besi tergolong jenis meterial yang awet tidak mudah kusam serta dapat di bentuk sesuai dengan keinginan. Namun, bahan pagar besi memiliki harga yang relatif mahal. Semakin tebal besi dan semakin rumit pola atau tema pagar semakin lama waktu proses pengerjaannya sehingga harganya pun semakin mahal. Untuk menjaga pagar besi, sebaiknya aplikasikan cat khusus untuk kayu dan besi misalnya cat BRILLO atau SANLEX SINTETIK.

Beton, kuat dan Solid walau kesannya kaku karena material tersebut berbentuk Flat, pagar ini terbilang awet dan tahan lama. Dalam pengerjaan pagar beton biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama dan cukup mahal.

Kayu, memberi tampilan alami dan berkesan hangat. Karakteristiknya mudah di bentuk dan bisa dibuat beragam model. Namun pagar kayu memiliki kelemahan yaitu mudah kusam, tidak tahan lama, dan keropos. Nah, untuk melindungi pagar kayu agar tetap indah tahan lama, Anda bisa lapiskan cat kayu dan besi BRILLO atau cat SANLEX SINTETIK.

Batu alam, memberikan tampilan lebih natural dan unik. Tetapi dibutuhkan perawatan secara berkala agar batu tak ditumbuhi lumut atau jamur. Untuk membuat pagar batu alam Anda tahan lama sekaligus bebas lumut, ada baiknya Anda beri lapisan cat ARCA Seri Perlindungan Batu Alam.

Add comment


Security code
Refresh