CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Ciptakan Taman Atap Untuk Siasati Lahan Yang Terbatas

Membuat taman untuk menambah ruang terbuka hijau tentu saja membutuhkan lahan yang memadai. Hmmm…lalu bagaimana di daerah perkotaan yang sebagian besar diisi oleh gedung bertingkat? Hal tersebut bisa disiasati dengan menciptakan taman di atas atap atau yang biasa disebut dengan roof garden.

taman atap

Taman atap bisa dibuat baik di atas atap rumah, gedung perkantoran, maupun hotel. Taman seperti ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk menciptakan ruang terbuka hijau untuk menggantikan tanaman yang diambil alih oleh pembangunan gedung yang banyak terjadi di kota-kota besar. Kehadiran taman atap bisa menambah keteduhan dan kesegaran yang alami serta dapat berfungsi sebagai penyerap gas-gas beracun.

Seperti tanaman rambat memiliki manfaat yang mampu menyerap gas asetat, amonia, dan gas lainnya sehingga tanaman ini menjadi pilihan yang banyak dipakai untuk membuat taman di atas atap atau roof garden. Nah, bagaimana cara membangun taman ini ya???

Biasanya sebelum taman atap dibuat, harus mempertimbangkan kontruksi atap bangunan terlebih dahulu karena taman di atas atap harus didukung struktur atap yang kuat. Sehingga perlu diperhatikan apakah atap bangunan tersebut memang didesain untuk mendukung beban media tanam berupa tanah dan pepohonan yang akan ditanam di atasnya atau tidak.

Selain itu, keberadaan taman di atas atap mampu menyebabkan beban bertambah. Seperti timbunan tanah dan tanaman akan menambah beban mati, beban angin, dan tambahan beban air pada atap bangunan. Oleh karena itu penting sekali untuk mempertimbangkan jenis tanaman yang akan digunakan dengan kondisi dan konstruksi atap.

Sedangkan untuk media tanam, komposisinya harus ringan namun memiliki kemampuan menyediakan zat hara dan kelembaban. Misalnya, dengan mencampurkan pasir dengan serutan kayu ditambah lapisan kulit pinus serta pupuk. Kedalaman media tanam untuk rumput membutuhkan 20 sampai 30 sentimeter, begitu juga tanaman penutup. Sementara itu, semak dan pohon kecil membutuhkan kedalaman 60-105 sentimeter. Pohon besar perlu kedalaman hampir 2 meter.

Karena atap rentan mengalami kebocoran, jadi harus dibuat saluran pembuangan air yang dilengkapi dengan filter sehingga air yang mengalir ke bawah tidak membawa serta butiran tanah yang bisa menyumbat saluran pembuangan air.  Untuk mencegah kerusakan pada lapisan kedap air, maka perlu ditambah lapisan penahan air agar akar tanaman tidak merusak lapisan kedap air tersebut.

Agar tanaman pada taman di atas atap dapat tetap hidup layak, perlu dilakukan penyiraman secara rutin baik dengan cara manual maupun otomatis. Keterbatasan lahan tidak menjadi penghambat dalam menciptakan taman untuk menjaga kualitas kesehatan bukan?

Add comment


Security code
Refresh