CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Dua Jenis Taman Vertikal Untuk Konsep Hunian Hijau

Taman vertikal hadir sebagai elemen-elemen penghijauan yang digabungkan dan merupakan pencampuran beberapa jenis tanaman yang dipadukan membentuk sebuah panel dinding yang memberikan nilai estetis bagi suatu bangunan. 

 

 

Terdapat 2 jenis taman vertikal, yaitu green facades dan living walls. Green facades menggunakan tanaman rambat sebagai media utama penghijauan, dan dibiarkan tumbuh merambat pada suatu bidang dinding. Taman vertikal jenis ini lebih sederhana, baik dalam proses pembuatan maupun kesan yang dihasilkan. Jenis taman vertikal ini sangat banyak digunakan sebagai salah satu elemen hijau yang menyatu dengan kebanyakan bangunan yang memiliki desain yang relatif ‘bersih’, dalam pengertian tidak banyak menggunakan elemen ornamen arsitektural, atau yang lebih sering disebut ‘minimalis.

Jenis kedua, living walls, merupakan jenis taman vertikal yang terdiri dari dinding yang diberikan media tanam untuk tempat tanaman dapat berdiri dan tumbuh secara vertikal (90 derajat). Biasanya jenis taman ini membutuhkan persiapan dan komponen-komponen penyusun yang lebih detail, seperti rangka (frame) media tanam, kantung-kantung berisi media tanam, serta sistem irigasi/pemupukan (bila diperlukan). Uniknya, living walls dapat diatur sesuai dengan keinginan pemilik, baik pola tanaman yang akan ditanam pada dinding, maupun jenis-jenis tanaman yang ingin ditanam pada taman vertikal ini.

Secara umum, taman vertikal memiliki banyak manfaat, antara lain menciptakan taman yang asri pada lahan yang terbatas, menahan panas dari luar bangunan, mengurangi tingkat kebisingan suara, mengurangi polusi udara, menangkap partikel-partikel kotoran, mengurangi efek tampias hujan, serta meningkatkan suplai oksigen bagi rumah itu sendiri.

 

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh