CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Agar mudah merawatnya, buat taman kering saja!!!

Konsep taman kering merupakan salah satu gaya taman yang mudah dalam perawatannya. Jenis taman ini sangat cocok diterapkan pada rumah-rumah minimalis dan bisa dibuat baik dibagian depan, samping, atau belakang hunian.

tanaman untuk taman kering

Ketika akan mendesain taman kering, Anda harus memperhatikan jenis tanaman yang cocok digunakan untuk taman ini. Biasanya tanaman yang banyak dipakai adalah yang tidak memerlukan banyak penyiraman serta tidak membutuhkan perawatan ekstra misalnya tanaman-tanaman sukulen. Tanaman ini dapat menyerap air dan makanan sehingga Anda tak perlu melakukan penyiraman setiap hari.

Penyiraman tanaman dapat dilakukan 3-7 hari sekali tergantung lama atau cepatnya media tanam kering. Di dataran rendah yang panas bisa tiga hari sekali, tetapi di lokasi banyak hujan atau dataran tinggi dilakukan seminggu sekali. Penyiraman dilakukan pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik.

Beberapa jenis sukulen yaitu Haworthia, Aloe, atau Gasteria. Tanaman sukulen yang berbunga indah seperti Adenium, Euphorbia milii, dan Plumeria. Jenis sukulen seperti Echeveria, Sedum atau Crasulla dapat diperbanyak dengan menanam daunnya. Pilih daun yang cukup tua, petik, dan letakkan di atas media tanam atau pasir.

Selain tanaman (softcape), pertimbangkan juga material kerasnya (hardscape). Kecantikan sebuah taman, termasuk taman kering, hadir dari paduan softscape dan hardscape yang harmonis. Bebatuan adalah hardscape yang populer digunakan untuk konsep taman ini. Agar kesan yang ditampilkan tidak terlalu kaku, Anda bisa memadukan bebatuan ini dengan rumput kucai, di beberapa sudut.

Yang perlu juga untuk diperhatikan adalah ketersediaan sinar matahari. Meski taman kering tidak membutuhkan banyak penyiraman, namun mutlak membutuhkan sinar matahari. Jadi, sama dengan konsep taman lainnya, taman kering pun membutuhkan area terbuka.

Selamat membuat taman kering!!!

Add comment


Security code
Refresh