CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Memasang Dinding Kaca Untuk Interior

Siasati ruang sempit dengan menggunakan dinding kaca. Selain mampu memanipulasi ruang sempit terlihat lebih luas, dinding kaca juga Dengan dinding kaca, pemandangan dari luar seolah-olah menyatu di dalam ruangan.

Namun, dinding kaca pemasangannya membutuhkan perhatian ekstra, mulai pemilihan bahannya, struktur, hingga teknik pemasangannya. Nah, bagaimana memasang dinding kaca? Lihat di bawah ini yuk!!!

Jenis kaca, pilih kaca berjenis tempered atau kaca dengan kelebihan tahan benturan dan tidak menghasilkan pecahan berbahaya. Apabila suatu saat terkena benturan keras, pecahan kaca akan berubah menjadi butiran kecil, bukan berupa kepingan tajam. Sementara untuk ketebalannya, Anda dapat menggunakan kaca dengan tebal 5 milimeter - 15 milimeter sesuai luas kaca yang akan dipasang.

Pilih frame, pemasangan dinding berbahan kaca memiliki dua sistem, yakni sistem bingkai (frame) dan sistem frameless. Prinsip sistem bingkai cukup sederhana, yakni pada sekeliling kaca diikat dan dijepit oleh rangka seperti lazimnya pemasangan kaca pada sebuah daun jendela.

Bahan frame biasanya terbuat dari kayu, alumunium, dan PVC. Antara frame dan kaca diberi lapisan sealent dengan tujuan agar tidak mudah pecah karena getaran. Sedangkan sistem bingkai frameless sebenarnya mempunyai bingkai tersembunyi, yakni posisi bingkai ditanam pada lantai dan balok melintang di atas kaca. Agar menempel kuat, Anda perlu membuat cerukan sedalam 1,5 sentimeter.

Pasang sealent, selain pemilihan kaca dan sistem rangka, ada baiknya Anda tidak melupakan pemasangan sealent sebagai sambungan. Sealent merupakan sejenis karet yang diselipkan di antara permukaan kaca dan bingkai. Fungsinya untuk meredam benturan kaca dengan bingkai ketika terjadi getaran.

Dengan begitu, dinding kaca akan terpasang kuat dan kokoh.

Add comment


Security code
Refresh