CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Tips Menjaga Kamar Tidur Anak Tetap Rapi

Kamar tidur anak sudah pasti akan mudah sekali berantakan. Karena aktivitas yang dilakukan sang anak seperti bermain dan belajar. Apalagi anak masih terlalu kecil dan belum mengerti tentang kerapian dan kebersihan di dalam kamar tidur.

Namun, Anda tak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kamar tidur anak tetap rapi, seperti di bawah ini:

Peran serta anak, libatkan anak untuk membantu Anda merapikan kamar tidurnya. Jika anak diajak terlibat dalam aktivitas tersebut, ia akan mengetahui bagaimana cara menjaga kebersihan kamar tidur tanpa campur tangan orang lain di kemudian hari. Jadikan aktivitas tersebut sebagai bagian dari rutinitas. Misalnya, anak dibiasakan membersihkan kamar setiap bangun tidur di pagi hari, sehabis bermain, serta sebelum tidur di malam hari.

Funitur anak, isi kamar tidur anak dengan berbagai furnitur khusus untuk anak-anak, mulai dari tempat tidur, lemari/laci pakaian, sampai meja belajar untuk memudahkannya menyimpan dan mengatur barang-barangnya. Sebaiknya, pilih furnitur sesuai dengan tema kesukaan anak, misalnya yang bergambar tokoh kartun atau pahlawan super kesayangannya. Pilih laci pakaian yang rendah sebagai tempat menyimpan baju, rok, celana, kaus kaki, dan pakaian dalam anak. Sediakan pula kontainer sebagai tempat menyimpan berbagai mainan sang buah hati.

Selain itu, boleh juga membuatkan rak khusus sebagai tempat menaruh koleksi boneka atau mobil-mobilan anak, yang mudah dijangkau (tidak terlampau tinggi dari lantai). Agar pakaian kotor tidak berserakan di mana-mana, sediakan keranjang pakaian sebagai tempat meletakkan pakaian bekas pakai sebelum dicuci.

Sortir semua pakaian dan mainan bekas anak, lalu pilih barang apa saja yang masih ingin disimpan dan mana yang tidak lagi diperlukan. Baju-baju dan mainan lama yang sudah tidak terpakai tersebut bisa disumbangkan, atau disimpan di gudang jika Anda berencana memiliki anak lagi. Caranya, Anda bisa mengidentifikasi suatu barang yang tidak akan mungkin dipakai dalam waktu 6 bulan misalnya, maka barang tersebut sudah bisa dikategorikan layak masuk gudang.

Membuat label, tempelkan label pada setiap kotak, laci, atau kontainer untuk menunjukkan barang apa saja yang tersimpan di dalamnya. Untuk memudahkan pelabelan, kelompokkan benda-benda sesuai kategorinya, misalnya kelompok celana, kaos, kemeja, rok, pakaian dalam dan kaus kaki, alat tulis, mobil-mobilan, boneka, dan aksesori.

Selamat mencoba!!!

Add comment


Security code
Refresh