CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Menata Gaya Eklektik Pada Interior

Desain bergaya eklektik saat ini banyak diminati dan diaplikasikan pada hunian khususnya di kota-kota besar. Gaya ini menekankan kreativitas untuk menggabungkan atau membuat padupadan dari beberapa gaya desain arsitektur.

Berikut adalah beberapa tips menata desain eklektik pada interior rumah:

Sulap beberapa barang lama yang sudah ada, seperti ampar (semacam amben / daybed) gaya Madura dan meja sisi bundar model antik Jawa berplitur coklat konvensional untuk tampil baru, lebih menarik dan sedikit pop. Caranya, cat ulang ampar dan meja sisi tersebut dengan warna putih duco sehingga kesannya bersih dan segar. Letakkan kedua benda tersebut dengan komposisi baik, di satu sudut ruangan yang juga telah dipersiapkan dengan segala elemen serba putih (seperti lantai keramik dan bilah-bilah kayu dekoratif pelapis dinding berwarna white wash).

Selanjutnya tambahkan bantal-bantal hias dan vas bunga beling serba biru polos sebagai aksentuasi serta daun-daunan hijau yang  menghidupkan suasana. Lebih baik lagi apabila pada lantai keramik juga dapat diberi warna aksen biru dan hijau sehingga  terlihat “nyambung” secara keseluruhan.

Furnitur-furnitur lama masih dapat digunakan di sudut ruang yang berbeda. Semisal kursi rotan gaya modern serta meja kotak bermotif Eropa dengan teknik laser cut yang belum terlalu lama dimiliki ini. Agar masih memiliki benang merah dengan sudut sebelumnya, warnai furniture ini juga dengan warna putih. Tambahkan aksen warna lain pada dudukan kursi dan aksesori meja. Hasilnya, voillla, tatanan ruang dengan gaya eklektik yang segar dan modern hadir di sini.

Untuk menghindari kesan monoton, gunakan warna lain di ruang tamu, namun tetap menggunakan unsur warna putih, demi kesatuan rasa dengan ruang-ruang lain. Warna putih ini bisa diterapkan pada dinding dan batu alam pelapis dinding, serta beberapa aksesori seperti bantal hias dan bunga Anggrek Bulan.

Selebihnya furnitur yang dipakai masih tetap sesuai dengan warna asalnya (plitur coklat kayu). Namun pemilihan dan penempatan barang-barang cukup seperlunya saja, jangan berlebihan sehingga berkesan “penuh”.

Perpaduan yang seimbang antara furnitur utama dan aksesoris dalam penataan komposisi yang baik adalah kunci utama keberhasilan desain ekletik.

 

Add comment


Security code
Refresh