CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Menggabungkan Dua Gaya Berbeda Dengan Desain Eklektik

Gaya hunian eklektik saat ini mulai diminati masyarakat. Tak heran karena gaya eklektik jauh dari kesan bosan dan monoton. Desain eklektik dapat dimaknai sebagai penggabungan dari gaya modern dengan ciri khas tradisional.

Menggabungkan dua gaya berbeda memang memerlukan sedikit kepintaran dalam memadupadankannya. Langgam eklektik bisa dibilang "gaya tabrak". Namun, Anda tetap tidak boleh sembarangan menabrak gaya. Jika arsitektur rumah Anda sudah modern atau minimalis, Anda dapat memainkan aksen interiornya pada unsur etnik.

Anda perlu memperhatikan bahwa aksen dalam interior biasanya berupa detail dan tidak mendominasi. Dalam rumah bergaya modern Anda, aksen etnik bisa ditampilkan melalui pemilihan pernak-pernik atau furnitur dengan unsur tradisional. Biasanya, unsur tradisional dan klasik muncul dari profil yang berlekuk dan banyaknya ukiran yang menyertai.

Oleh karena itu, pemilihan pernak-pernik pun perlu dipertimbangkan. Dengan menyertakan beberapa unsur tradisional saja, kesan eklektik pun akan menguat dan kesan "tabrakan" makin terasa. Misalnya, bingkai cermin penghias interior penuh ukiran Jepara yang sangat kental nuansa etniknya, berada di ruang tamu atau foyer di rumah minimalis Anda.

Jadi, gaya eklektik ini bisa Anda terapkan untuk menjadi tampilan baru pada hunian.

Add comment


Security code
Refresh