CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Keindahan Nuansa Kolonial Di Ruang Tamu

Penjajahan Belanda meninggalkan warisan dalam seni arsitektur yang masih banyak ditemukan. Arsitektur kolonial memiliki desain yang indah, dengan menitikberatkan pada dekorasi namun tetap menonjolkan kesan simpel.

Keindahan desain kolonial dapat dijadikan alternatif bagi Anda untuk menata rumah. Ya, hadirkan konsep kolonial seperti di ruang tamu. Untuk menampilkan gaya ini, bisa dengan memadukan warna-warna. Gunakan warna coklat muda pada bagian dinding. Warna ini menjadi warna utama yang hangat tanpa membuat ruangan terlihat berat.

alt

Aplikasi coklat muda bisa dihadirkan kembali yaitu lantai dari jenis lantai parket. Kemudian, buat nuansa ruangan yang selaras lewat kebradaan sofa abu-abu, coffee table, dan arm chair warna coklat tua. Meja sudut bisa Anda pilih bahan kayu, begitu pula untuk bingkai cermin dan gambar. Hadirkan ornamen-ornamen penghias untuk memperkuat tema kolonial di ruang tamu.

Misalnya, karpet klasik, vas, guci, bantal-bantal, dan gorden. Desain jendela serta pintu ruang tamu dengan bukaan lebar. Dan pilih elemen pengisi dengan bentuk-bentuk simetris tanpa banyak detil. Sehingga, mampu menonjolkan ciri dari bangunan bergaya kolonial. Hmmm…ruangan terlihat simpel namun mewah.

Gaya arsitektur kolonial berasal dari gaya arsitektur Eropa yang disesuaikan dengan kondisi, budaya dan alam tropis Indonesia. Gaya tersebut diperkenalkan oleh arsitek Belanda pada masa penjajahan Hindia Belanda di Indonesia.

alt

alt

alt

Add comment


Security code
Refresh