CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Gaya Desain Kolonial Menarik Di Ruang Tamu

Arsitektur kolonial identik dengan penggunaan warna-warna natural dengan kombinasi terang gelap. Desain ini menampilkan kesan keindahan yang identik dengan ciri simpel. Gaya kolonial hingga saat ini masih banyak diminati.

Desain bergaya kolonial dapat Anda jadikan ide untuk menciptakan kesan menarik pada interior rumah. Dengan gaya khas kolonial, suasana akan tampak mewah dengan konsep historis yang tentunya mencuri perhatian. Desain yang pas jika Anda aplikasikan pada interior ruang tamu. Bermain warna menjadi cara muda yang bisa Anda lakukan.

alt

Sapukan dinding menggunakan warna krem. Warna ini sebaiknya dijadikan warna utama yang tak hanya diterapkan pada dinding tetapi juga untuk bagian plafond, dan juga ornamen ruangan. Sofa, bantal-bantal, kap lampu, dan gorden. Balutan krem mampu memunculkan nuansa ruangan yang lembut dan menenangkan.

Padukan warna coklat pada lantai, coffee table dan meja sudut. Kombinasi warna terang gelap tersebut membuat ruangan tampak selaras serta hangat. Pilih furnitur berbentuk simetris dengan desain simpel dan hamparkan karpet klasik di lantai untuk menciptakan tema kolonial yang khas. Atau bisa juga dengan membuat bukaan lebar pada jendela.

Desain arsitektur bergaya kolonial hadir di Indonesia akibat pengaruh barat di mulai jauh sebelum tahun 1509 ketika Marco Polo dari Venesia melintasi Nusantara di 1292 untuk kegiatan perdagangan. Bangunan kolonial di Indonesia, terutama periode Belanda yang sangat panjang 1602-1945 ini sangat menarik untuk menjelajahi bagaimana silang budaya antara barat dan timur dalam bentuk bangunan, dan juga bagaimana Belanda mengembangkan aklimatisasi bangunan di daerah tropis.

alt

alt

alt

Add comment


Security code
Refresh