CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Desain Interior Shabby Chic

Gaya asyik shabby chic meski terlihat lusuh namun tetap menarik dan justru tampil unik. Gaya ini dapat dijadikan inspirasi untuk menata interior rumah. Shabby chic sudah ada sejak awal abad ke-18 dan banyak dijumpai pada lukisan dekorasi Swedia dan hunian French Chateau.

Kini penataan lusuh ala shabby chic ini mulai dikenal dan menjadi pilihan unik di Indonesia. Gaya interior shabby chic yang menonjolkan furnitur antik dengan fabrics berwarna lembut yang pucat, pada akhirnya menghasilkan suasana interior yang romatis dan elegan.

alt

Shabby Chicadalah sebuah aliran interior desain atau gaya dekorasi rumah yang berawal dari Inggris pada tahun 1980-an dan mulai dipopulerkan di Amerika pada tahun 1990-an oleh seorang wanita bernama Rachel Ashwell. Gaya ini merefleksikan kualitas dengan menempatkan oldish items dalam ruangan namun tidak kemudian membuat gaya shabby chic menjadi klasik. Justru dengan item-item tersebut, gaya ini membawa hawa tersendiri yang mampu membuat cerah ruangan. Penataan interior yang mengesampingkan modernitas untuk melahirkan tampilan antik.

alt

Ornamen dan dekorasi yang identik dengan shabby chic diantaranya adalah cocktail table berkaki rendah, porselen, bantal, renda, permadani (chenille), dishtowels dan tentu saja vas berisi mawar segar. Material bahannya pun sebatas pada katun, French linen dan bahan sejenis blacu.  Untuk pemilihan motif bahan, corak klasik dan vintage seperti poplin yang lembut dengan garis tegas atau chintz dengan eksplorasi floral tetap menjadi primadona klasik namun tetap cantik.

Add comment


Security code
Refresh