CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Mendesain Interior Bergaya Shabby Chic

Saat ini, desain shabby chic menjadi salah satu desain arsitektur yang banyak diminati. Gaya ini menampilkan kesan yang cenderung feminim serta romantis. Gaya shabby chic juga terkesan nyaman dan terfokus pada dekorasinya.

 

Desain shabby chic bisa menjadi ide bagi Anda untuk menciptakan interior yang menyenangkan. Perhatikan hal-hal di bawah ini bagi Anda yang ingin menghadirkan gaya shabby chic: 

· Warna pastel, bila biasanya Anda menerapkan warna cerah dan ceria pada kamar anak, Anda perlu menurunkan tone warna tersebut ke arah yang lebih memutih dan lembut. Merah muda, hijau mint, krem, dan putih gading sebagai pilihan tepat.

· Sulur bunga, seperti halnya tema romantic, dekorasi berupa bunga-bungaan juga dibutuhkan sebagai penegas sifat feminin dari shabby chic. Namun, perlu diingat, pilihlah bunga-bungaan dengan warna-warna lembut sesuai palet warna.

· Fabric, pada tema shabby chic, Anda dapat mengaplikasikan material kain dengan cukup maksimal. Tak hanya pada tempat tidur, tapi juga pada headboard, padded wall, dan upholstery kursi.

· Furnitur putih, jika dinding, lantai, dan aksesori sudah menggunakan berbagai paduan warna pastel beragam, maka Anda memerlukan aspek yang bisa membuat netral interior ini. Elemen paling dominan pada sebuah interior adalah furnitur. Maka, gunakan warna putih pada furnitur, sehingga kamar tidak akan terlihat terlalu ramai.

· Cahaya temaram, untuk menegaskan kesan kalem dan tenang, Anda bisa menggunakan teknik indirect lighting. Lampu-lampu yang tersembunyi akan menciptakan bias cahaya yang terang namun temaram. Untuk bagian-bagian yang memerlukan pencahayaan optimal, seperti meja belajar, Anda bisa mengaplikasikan down light dengan intensitas yang cukup.

· Gunakan karpet dari bahan alami, karpet-karpet dari bahan natural seperti enceng gondok, pandan, atau serat pisang memberikan kesan cottage-look.

Selamat menata desain shabby chic.

 

Add comment


Security code
Refresh