CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

3 Jenis Desain Arsitektur Bergaya Eropa

Desain arsitektur Eropamemiliki nilai seni yang tinggi dan tidak lekang oleh waktu. Dengan nilai estetikanya yang tinggi, gaya Arsitektur Eropa bisa menjadi pilihan pas untuk diadopsi ke dalam hunian.

Jika Anda tertarik untuk menerapkan gaya Eropa, di bawah ini adalah 3 jenis arsitektur Eropa.Lihat yuk!!!

Renaissance, ada satu hal yang menjadi ciri khas dari gaya ini, yakni tiang-tiang penyangga tinggi. Ini dipengaruhi oleh budaya romawi dan yunani. Penuh dengan ornamen dan detail yang rumit. Gaya ini biasanya digunakan pada gedung-gedung pemerintahan.

Gothik, gaya ini muncul setelah Renaissance . Bertentangan dengan gaya sebelumnya, gothik memiliki ciri khas pada balok miring melayang yang digunakan pada bagian atap untuk menyalurkan beban atap serta menonjolkan nilai estetika bangunan. Gaya ini sebenarnya bentuk penyimpangan dari Renaissance, Gothik dahulu diidentikkan dengan pemberontakan dan bar-bar. Meski begitu, gaya ini justru banyak diperlihatkan pada arsitektur gereja katedral, istana dan kastil.

Baroque-Rococo, gaya arsitektur ini lebih dinamis dan cerah. Berbeda dengan gaya gotik yang justru terkesan gelap. Baroque dan Rococo keduanya mengusung konsep yang lebih cerah. Kedua gaya ini memiliki tipe yang berbeda namun arsitekturnya memiliki ciri yang serupa.

Anda bisa desain rumah Anda dengan salah satu jenis arsitektur Eropa tersebut.

 

Add comment


Security code
Refresh