CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Renaisance , Satu Salah Desain Arsitektur Eropa Yang Terkenal

 

Arsitektur Renaisance yang berjaya dalam abad 15–17 M memperlihatkan sejumlah ciri khas arsitektur. Munculnya kembali langgam-langgam Yunani dan Romawi seperti bentuk tiang langgam Dorik, Lonik, Korintia.

Bentuk-bentuk denahnya sangat terikat oleh dalil-dalil yang sistematik, yaitu bentuk simetris, jelas dan teratur dengan teknik konstruksi yang bersahaja.Selain itu, ketaatan pada dalil-dalil ini mencerminkan perlakuan yang diberlakukan pada arsitektur yakni, arsitektur ditangani dengan menggunakan daya nalar atau pikiran yang rasional.

Perlakuan yang menggunakan daya nalar ini sekaligus menjadi titik penting perjalanan arsitektur Eropa mengingat sebelumnya arsitektur sepenuhnya diperlakukan hanya dengan menggunakan daya rasa seni bangunan. Dengan kesetiaan pada dalil itu pula sebaiknya kehadiran detil dan perampungan yang ornamental maupun dekoratif diposisikan.

Di masa ini pula arsitektur Yunani dan Romawi ditafsir kembali (re-interpretation) dengan menggunakan nalar dengan tetap mempertahankan rupa-pokok Yunani (pedimen dan pilar/kolom yang menandai konstruksi balok dipikul tiang) serta Romawi (bangun dan konstruksi busur, yakni konstruksi bagi hadirnya lubangan pada konstruksi dinding pemikul).

Add comment


Security code
Refresh