Ramadhan Edupaint 2017

CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

MANCA NEGARA

Gaya Arsitektur Tradisional Jepang

Arsitektur tradisional Jepang banyak dipengaruhi oleh China dan budaya Asia lainnya selama berabad-abad. Arsitektur tradisional Jepang dan sejarahnya didominasi oleh teknik/gaya Cina dan Asia (bahkan hadir di Kuil Ise, dianggap intisari arsitektur Jepang) dengan variasi gaya asli Jepang pada tema-tema di sisi tertentu.

Desain Arsitektur Jepang

Bangunan bergaya arsitektur Jepang memiliki ciri kesederhanaan dan natural yang kental. Desain yang awalnya sengaja dirancang untuk rumah tahan gempa dan cuaca ini bisa diadaptasi untuk gaya hunian Anda.

Arsitektur Romanesque

Arsitektur Romanesque adalah gaya arsitektur dari Eropa Abad Pertengahan (tahun 1517M), ditandai oleh pelengkung setengah lingkaran, dan berkembang menjadi gaya arsitektur Goth, ditandai dengan pelengkung berujung, yang dimulai pada abad ke-12. 

 

Arsitektur Bergaya Renaisans

Arsitektur Renaisans (yang berjaya dalam abad 15–17 M) memperlihatkan sejumlah ciri khas arsitektur. Munculnya kembali langgam-langgam Yunani dan Romawi seperti bentuk tiang langgam Dorik, Ionik, Korintia dan sebagainya. 

 

Parthenon Salah Satu Arsitektur Yunani Kuno

Kebanyakan pengetahuan tentang Arsitektur Yunani datang dari minoritas bangunan yang menyangkut gaya klasik, Hellenistic dan periode Roma (sejak arsitektur Romawi gaya Yunani). Namun tidak bisa di pungkiri bahwa gaya arsitektur yunani telah banyak menginspirasi gaya arsitektur modern seperti saat ini.

 

Ciri Arsitektur Romawi

Pengaruh Yunani pada arsitektur Romawi sangat terlihat. Banyak bangunan megah Romawi dibangun oleh pekerja Yunani. Berikut adalah beberapa ciri dari desain arsitektur Romawi:

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL