CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Katedral Santo Basilius Bangunan Gereja Yang Unik

Katedral Santo Basilius terletak di Lapangan Merah Moskow, Rusia. Sebuah gereja ortodoks Rusia yang menampilkan warna-warni cerah kubah-kubah lancip yang menjulang ke satu titik. Kubah-kubah menyerupai bawang aneka warna itu merupakan bagian dari pemandangan udara Kremlin, Moskow.

alt

Katedral ini didirikan oleh Ivan Sang Perkasa untuk memperingati penangkapan Khanate dari Kazan. Pada tahun 1588, Kaisar Fedor Ivanovich menambahkan kapel pribadinya di sisi timur bangunan utama, tepat di atas makam SantoBasilius Pecandu Kristus, seorang kudus dari Gereja Ortodoks Rusia, sehingga kemudian katedral itu terkenal dengan nama Katedral SantoBasilius.

Pada 1588 Tsar Fedor Ivanovich menambahkan sebuah kapel di sisi timur di atas kuburan Basil yang Diberkati (yurodivy Vassily Blazhenny), seorang santo Ortodoks Rusia yang dijadikan sebagai nama katedral ini. Katedral Santo Basilius terletak di ujung sebelah tenggara Lapangan Merah, (55°45′08.88″LU,37°37′23.00″BT), persis di seberang Menara Spasskaya dari Kremlin. Bangunan ini tidak begitu besar, dan terdiri dari sembilan kapel dibangun dengan fondasi tunggal.

alt

Rancangan katedral ini mengikuti gereja-gereja beratap kerucut pada masa yang sama, khususnya Gereja Kenaikan di Kolomenskoye (1530) dan Gereja Pemenggalan Kepala Santo Yohanes Pembaptis di Dyakovo (1547). Di sebuah taman di depan katedral berdiri sebuah patung tembaga untuk memperingati Dmitry Pozharsky dan Kuzma Minin, yang mengumpulkan pasukan relawan Rusia dalam menghadapi serbuan Polandia pada Masa kesusahan pada akhir abad ke-17 dan awal abad ke-18.

Patung ini mulanya ditempatkan di tengah Lapangan Merah, namun pemerintah Soviet merasa patung itu menghalangi parade, dan oleh karena itu patung kemudian dipindah di depan Katedral tahun 1936. Konsep awal Katedral ini adalah sebuah kumpulan kapel, masing-masing dipersembahkan kepada setiap santo yang hari pestanya jatuh pada saat Tsar menang dalam suatu pertempuran. Namun pembangunan sebuah menara tunggal mempersatukan ruang-ruang ini menjadi satu katedral.

Add comment


Security code
Refresh