CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Ampera, Jembatan Cantik Icon Kota Palembang

Jembatan Ampera adalah sebuah jembatan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Jembatan Amperayang merupakan icon kota, terletak di tengah-tengah kota Palembang, menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.

Jembatan Ampera diresmikan oleh Presiden Soekarno tahun 1965 dan menjadi jembatan terbesar se-Asia Tenggara pada masanya. Awalnya, jembatan ini ingin diberi nama Jembatan Soekarno, sebagai penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia. Sayangnya, dengan terjadinya peristiwa G30S dan isu-isu politik lainnya, jembatan ini diberi nama Jembatan Ampera, yang merupakan singkatan dari Amanat Penderitaa Rakyat.

Pembangunan jembatan Ampera dimulai pada bulan April 1962 dengan biaya rampasan perang Jepang. Arsitektur dan pengerjaannya langsung dari tenaga ahli Jepang sebagai tanda penghargaan atas penderitaan masyarakat Palembang selama pendudukan Jepang.

alt

Arsitektur Jembatan Ampera

Pada Jembatan Ampera terdapat menara jembatan dengan tinggi63 meterdari permukaan tanah, jarak antara menara 75 meterdan merupakan jembatan terpanjang di Asia Tenggara pada saat itu.Pada bagian tengah badan jembatan ini bisa diangkat ke atas, sehingga kapal-kapal yang mempunyai tiang bisa melewati bawah jembatan. Jembatan ini menggunakan peralatan mekanis yang dilengkapi bandul pemberat masing-masing sekitar 500 ton di dua menaranya. Kecepatan pengangkatannya sekitar 10 meter per menit dengan total waktu yang diperlukan untuk mengangkat penuh jembatan selama 30 menit.

Pada saat bagian tengah jembatan diangkat, kapal dengan ukuran lebar 60 meter dan dengan tinggi maksimum 44,50 meter, bisa lewat mengarungi Sungai Musi. Bila bagian tengah jembatan ini tidak diangkat, tinggi kapal maksimum yang bisa lewat di bawah Jembatan Ampera hanya sembilan meter dari permukaan air sungai.

Sejak tahun 1970, aktivitas turun naik bagian tengah jembatan ini sudah tidak dilakukan lagi. Dengan Alasan menghindari kemacetan lalu lintas akibat waktu yang digunakan untuk mengangkat jembatan. Pada tahun 1990, kedua bandul pemberat di menara jembatan ini diturunkan untuk menghindari jatuhnya kedua beban pemberat tersebut.

Kini, Jembatan Ampera telah menjadi icon wisata dari di Kota Palembang. Panjangnya yang seribuan meter, arsitektur yang cantik, dan pemandangan jembatan yang beralaskan Sungai Musi, menjadi daya tarik wisatawan untuk berfoto.

Add comment


Security code
Refresh