CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Klenteng Liong Hok Bio Dengan Arsitekturnya Yang Unik dan Bersejarah

Kelenteng Liong Hok Bio didirikan oleh Kapitein Be Koen Wie (Tjok Lok) pada tahun 1864. Kapitein Be Koen Wie merupakan salah saudagar kaya dari Solo yang di percaya oleh Belanda pada waktu itu.

alt

Setelah perang Diponegoro berakhir sekitar tahun 1830 salah seorang keturunan Tionghoa bernama Tjok Lok di angkat menjadi letnan oleh Belanda dan di pindahkan ke Magelang. setelah sekian lama pangkatnya di naikkan menjadi Kapten. karena sudah menjadi orang kaya raya di Magelang dia menghadiahkan sebidang tanah yang sekarang letaknya di sebelah selatan alun-alun Magelang untuk di bangun sebuah Kelenteng yang di beri nama Liong Hok Bio.

Klenteng Liong Hok Bio yang terletak di Jl. Alun Alun Selatan No. 2 Magelang, Jawa tengah ini selain sebagai tempat ibadah juga merupakan saksi sejarah perjuangan orang Tionghoa di masa kemerdekaan dan menunjukkan andil para warga Tionghoa atas perjuangan bangsa Indonesia. Keberadaan klenteng ini hingga sekarang masih dalam keadaan utuh hanya beberapa saja yang mengalami renovasi, Tempat ibadah ini menyimbolkan kemegahan ibadah dan yang disembah.

alt

Klenteng anggun ini sangat istimewa karena arsitekturnya unik dan masih utuh. Hanya beberapa bagian saja yang mengalami renovasi. Bisa dibilang, Liong Hok Bio adalah klenteng kebanggaan masyarakat Magelang yang menyimpan banyak sejarah. Klenteng ini menjadi saksi perjuangan masyarakat Tionghoa yang ikut serta melawan penjajah Belanda dalam perang Jawa, yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro.  

Selain sebagai tempat ibadah klenteng Liok Hok Bio ini juga banyak digunakan sebagai acara pernikahan, perayaan tradisi keturunan Tionghoa seperti halnya perayaan imlek dengan tontonan khasnya Naga Barongsai.

Add comment


Security code
Refresh