CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Pesona Klenteng Kwan Sing Bio Di Tuban

Klenteng Kwan Sing Bio natau lebih dikenal dengan istilah kuil kepiting. Selain berhawa sejuk, keindahan arsitekturnya yang bergaya Tionghoa ini terlihat begitu megah dan seakan-akan mampu membawa imaji khayalan kita.

alt

Belum lagi didukung posisi geografis klenteng di Kelurahan Karangsari Tuban ini yang unik, yakni menghadap langsung ke laut utara Tuban. Sejenak bagi kita yang singgah dan beribadah di sana akan dihadapkan pesona yang begitu memukau.Klenteng ini diperkirakan telah berumur lebih dari ratusan tahun, didirikan pada tahun 1928.

Kwan Sing Bio, sebuah kelenteng yang megah di Tuban. Kelenteng ini sangat ramai dikunjungi oleh etnis Tionghoa karena kekeramatannya. Kelenteng ini diklaim sebagai satu-satunya kelenteng di Indonesia yang menghadap laut bebas. Sebenarnya di Tuban terdapat dua kelenteng. Satu kelenteng lagi berada di dekat alun-alun Tuban, Tjoe Ling Kiong. Namun dari sisi luas bangunan dan juga pengunjung, nama Kwan Sing Bio seolah menenggelamkan keberadaan saudara tuanya itu.

alt

Kwan Sing Bio berdiri di tepian laut bukan sebuah perencanaan yang matang, namun sebuah kebetulan dan kedaruratan semata. Paling tidak ini adalah salah satu versi cerita sejarah berdirinya kelenteng megah ini. Dahulu kala, terdapat kelenteng yang berada di Kecamatan Tambakboyo, sekitar 30 kilometer arah barat Kota Tuban. Suatu saat para pengurus kelenteng akan memindahkan arca Kwan Kong menuju daerah Surabaya melalui jalur laut.

Ternyata ketika berada di perairan Tuban, kapal kandas menghantam karang. Berbagai upaya untuk menarik kapal tidak berhasil hingga akhirnya muncul petunjuk untuk membangun kelenteng darurat di pantai Tuban tersebut.

Add comment


Security code
Refresh