CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Boen Tek Bio, Kelenteng Tertua Di Tangerang

Kelenteng Boen Tek Bio dikenal sebagai kelenteng tertua di Tangerang yang telah berumur lebih dari 3 abad, meski tidak ada data pasti tentang kapan berdirinya kelenteng ini. Diperkirakan, Kelenteng Boen Tek Bio berdiri sekitar tahun 1684.

alt

Di masa itu, para penghuni perkampungan Petak Sembilan secara gotong-royong mengumpulkan dana untuk mendirikan sebuah kelenteng yang diberi nama Boen Tek Bio (Boen=Sastra Tek=Kebajikan Bio=Tempat Ibadah). Bio yang pertama berdiri diperkirakan masih sederhana sekali yaitu berupa tiang bambu dan beratap rumbia. Awal abad ke-19 setelah perdagangan di Tangerang meningkat, dan umat Boen Tek Bio semakin banyak, kelenteng ini lalu mengalami perubahan bentuk seperti yang bisa dilihat sekarang.

Pada tahun 1844 kelenteng ini mengalami renovasi dengan mendatangkan ahlinya dari negeri Cina.Kelenteng Boen Tek Biomerupakan salah satu dari tiga kelenteng yang besar dan berpengaruh serta berusia tua di daerah Tangerang. Dua kelenteng lainnya adalah Kelenteng Boen Hay Bio (berdiri 1694) dan Kelenteng Boen San Bio (1689). Untuk masuk ke kelenteng Boen Tek Bio, kendaraan harus diparkir di tepi Jalan Ki Samaun, dan berjalan sejauh sekitar 100 meter ke dalam lingkungan pasar lama (lihat Peta).

alt

Keberadaan Kelenteng Boen Tek Bio ini tidak lepas dari sejarah kedatangan orang Cina di kota Tangerang yang terjadi pada abad ke-15. Pada tahun 1407, seperti dicatat dalam buku sejarah Sunda berjudul Tina Layang Parahyang (Catatan dari Parahyangan), rombongan Tjen Tjie Lung (Halung) yang membawa tujuh kepala keluarga dengan sembilan orang gadis, terdampar di daerah yang sekarang dikenal dengan sebutan Kampung Teluk Naga. Tujuan mereka semula adalah untuk pergi ke Jayakarta.

Add comment


Security code
Refresh