CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Benteng Van Der Wijck Kebumen

alt

Benteng Van Der Wijck adalah salah satu peninggalan kolonial Belanda yang berada di kompleks Secata A (Sekolah Calon Tamtama A) Gombong beralamat di Jalan Sapta Marga Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Dibangun pada abad ke xviii oleh Belanda untuk pertahanan dan bahkan kadang-kadang untuk menyerang. Nama benteng ini diambil dari VAN DER WIJCK, nama yang terpampang pada pintu sebelah kanan, kemungkinan nama komandan pada saat itu. Selain sebagai markas pertahanan Belanda, benteng itu digunakan Belanda untuk pendidikan militer.

alt

Benteng ini seluruhnya terbuat dari batu bata merah dan memiliki ciri khusus yang berbeda dengan benteng-benteng lain peninggalan Belanda di Indonesia. Benteng setinggi 10 meter, setebal 1,4 meter, dan seluas 7.168 meter persegi itu dibangun dua lantai. Lantai pertama mempunyai empat pintu gerbang. Di dalamnya terdapat 16 ruangan besar dan 27 ruangan kecil. Juga ada 72 jendela dan delapan tangga untuk menuju lantai dua, yang memiliki 16 ruangan besar dan 25 ruangan kecil.

Di benteng inilah Soeharto mantan presiden Indonesia Ke-2  pernah di latih kemiliteranya. Benteng ini kadang dihubungkan dengan nama Frans David Cochius seorang jenderal yang bertugas di daerah barat Bagelen yang namanya diabadikan menjadi benteng Generaal Cochius. Selanjutnya,benteng pertahanan ini digunakan untuk sekolah militer. Setelah direnovasi menjadi tempat wisata, area ini dilengkapi dengan taman, kolam renang dan arena permainan anak-anak.

Benteng kuno dengan dominasi warna merah ini cukup menyolok diantara bangunan lain, namun tersamar dari jalan utama mengingat gerbang masuk lokasi wisata ini cukup jauh dari pintu gerbang benteng. Disediakan kereta api mini yang siap mengantarkan pengunjung dari gerbang utama mengelilingi objek wisata bersejarah ini.

Add comment


Security code
Refresh