CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Vihara Dharma Bhakti Tempat Ibadah Golongan Buddhist Di Kepulauan Riau

Vihara Dharma Bakti didirikan pada zaman penjajahan, tepatnya pada tahun 1990-an. Berawal dari kedatangan Belanda di Kepulauan Riau, Vihara Dharma Bakti dibangun atas dasar tuntutan kepada masyarakat Belakang Padang untuk mendirikan sebuah tempat ibadah golongan Buddhist.

Dulunya Vihara Dharma Bhakti tidak bernama Vihara Dharma Bhakti tetapi Pek Kong Miao. Sejarah ini mulai dari tahun 1920an saat sekutu Belanda masih menjajah Indonesia. Waktu itu Belanda menuntut agar rakyat Belakang Padang mendirikan sebuah tempat ibadah golongan Buddhist. Kemudian setelah Pek Kong Miao didirikan,pada tahun 1980-an, pemerintah melarang Pek Kong Miao dibentuk karena bersifat Kong Hu Cu, pemerintah hanya mengakui agama Buddha serta berdirinya Vihara.

 

Oleh karena itulah pada tahun 1980-1990, Pek Kong Miao dipugar dan diganti nama menjadi Vihara Dharma Bhakti. Dan pada 25 November 1990, Vihara Dharma Bhakti resmi dibuka. Di vihara ini terdiri dari 3 patung utama yaitu, Thi Kong, Pek Kong, dan Sanghyang Adi Buddhaya sendiri. Walaupun namanya diganti Vihara Dharma Bhakti, tetapi masyarakat Belakang Padang masih menaruh kepercayaan pada Kong Hu Cu.

Sampai sekarang Vihara Dharma Bakti masih sering dikunjungi oleh para pelancong baik dari Belakang Padang maupun dari Batam untuk beribadah.

 

Add comment


Security code
Refresh