CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Jenis Tanaman Untuk Taman Vertikal

Konsep taman vertikal saat ini banyak dipilih sebagai salah satu unsur yang berfungsi sebagai penghujauan. Terutama pada rumah yang berada pada lahan yang sempit, sehingga tidak memungkin untuk membuat taman yang luas di halaman.

Salah satu ornamen penting yang harus diperhatikan ketika akan membuat taman vertikal adalah jenis tanaman yang dipakai. Berikut adalah beberapa tanaman untuk taman vertikal:

alt

Begonia, ada banyak spesies dan varietas yang bisa digunakan di taman vertikal. Daun dan bunganya memperidah taman. Warna daun merah dan bunga putih, pink, dan juga merah menjadikan taman vertikal berwarna. Hanya perlu selektif, karena beberapa varietas tidak bisa tumbuh di tempat panas. Begonia dibiakkan dengan biji, setek batang maupun pemisahan rumpun. Ada yang ukurannya pendek ada pula yang tinggi.

Philodendron, sama halnya dengan Begonia, ragam Philo bisa digunakan di taman vertikal. Karena pada dasarnya di alam, Philodendron tidak tumbuh di tanah melainkan di humus maupun menempel di pepohonan. Di sini, ragam Philodendron bisa ditempel dengan mudah di taman vertikal. Sebaiknya dipilih Philo dengan daun kecil. Philo tahan terhadap naugan.

Erigeron karvinskianus, tanaman berbunga putih yang menyerupai krisan, hanya ukurannya kecil. Pertumbuhan batangnya yang menjalar biasanya digunakan untuk penutup tanah. Di taman vertikal, Erigeron digunakan untuk memberi warna dan bunga di hamparan. Tekstur  dan ukuran daun yang kecil fleksibel untuk dibentuk. Dibiakkan dengan biji dan setek batang, ditanam ditempat yang terkena sinar matahari.

Melastoma dodecandra, melastoma kita kenal sebagai tanaman berkayu dan tumbuh di hutan sebagai pohon pendek. Creeping melastoma pertumbuhan batangnya menutupi tanah. Bungannya berwarna pink dengan daun hijau cerah digunakan di taman vertikal sebagai penambah unsur bunga.

Add comment


Security code
Refresh