CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Lantai Mozaik untuk mempercantik elemen bangunan

Lantai Mozaik semakin populer untuk mempercantik elemen bangunan. Mozaik terbuat dari porselen, kaolin, dan bahan khusus. Bahan-bahan khusus tersebut dioven pada suhu 2.200ºC selama 24 jam. Daya tekannya mencapai 500kg/cm2. Berbentuk kepingan, mozaik dirangkai di atas jaring benang. Ukuran keping bervariasi, ada yang 18 mm x 18 mm, 25 mm x 25 mm, 28 mm  x 28 mm, 35 mm x 35 mm , juga 50 mm x 50 mm. Masing-masing keping memiliki tebal 3 mm - 4 mm.

alt

Agar tak lepas, jaring benang dilem ke bagian belakang mozaik. Jaring benang juga memudahkan pemasangan. Mozaik memiliki bentuk, desain, dan warna yang beragam. Ada yang berbentuk kotak siku, bulat, kotak lengkung, dan segi enam. Model lainnya berupa kembangan, dekoratif, serta acak. Variasi warnanyasampai ratusan, mirip dengan color card dari cat. Inilah yang membuat mozaik menjadi bahan pencitraan elemen rumah. Yang berupa kepingan yang dapat mengubah tampilan lantai atau dinding menjadi indah.

alt

Mozaik bisa menjadi pelapis dinding, lantai kamar mandi, back panel dapur, pelapis saniter, hingga dinding dan lantai kolam renang. Selain pada elemen bangunan, mozaik juga dapat diaplikasikan sebagai aksen pada sekat ruangan atau sebagai pengikat antar kepingan adalah jejaring berbahan nilon, mirip benang. Jaring berperan sebagai pengikat sekaligus perekat kepingan mozaik.

alt

Untuk memasang mozaik diperlukan ketelitian. Selain butuh nat tipis, berkisar 2 mm - 3 mm, mozaik juga perlu perlakuan khusus. Berikut cara pemasangan Keramik Mozaik :

  1. Mozaik tidak boleh direndam dalam air. Air dapat merusak dan menghilangkan lem perekat pada jejaring di balik keping mozaik.
  2. Tidak semua tukang keramik dapat memasang mozaik. Ada baiknya pilih tukang khusus mozaik. Jika sulit dapat berkonsultasi kepada distributor mozaik.
  3. Nat mozaik cukup kecil berkisar 2 mm - 3 mm. Oleh sebab itu, gunakan pengisi nat khusus dan bukan menggunakan semen biasa. Jenis semen biasa dapat membuat tampilan nat tidak rapi.
  4. Perawatan mozaik menggunakan kain lap basah, tak perlu diguyur dengan air. Lakukan pembersihan segera jika mozaik di dinding atau lantai terkena noda.

Add comment


Security code
Refresh