CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Nuansa Alami Dengan Material Batu Alam

Kesan alam pada sebuah hunian bisa Anda ciptakan dengan mengaplikasikan batu alam. Ya, batu alam dapat Anda terapkan untuk melapisi dinding, lantai, tangga, pagar atau untuk alas kitchen set dan meja. Sama seperti kayu, batu alam memiliki serat atau alur yang alamiah. 

 

 

Beberapa batu alam untuk nuansa alami yang bisa Anda pilih, misalnya yaitu:

Batu andesit, banyak ditemukan di daerah aktivitas vulkanik yang tinggi seperti di Majalengka, Cirebon, Tulung Agung. Nama andesit sendiri berasal dari nama Pegunungan Andes di daerah Amerika Selatan. Jenis andesit ada dua, polos dan bintik. Corak batu andesit yang ada saat ini antara lain bakar, susun sirih, alur cacing, alur minimalis, setengah alur setengah cacing, diagonal, alur serong, napoli, dan catur.

Batu candi, batu ini adalah jenis batuan beku yang terbentuk dari lava yang membeku pada saat keluar ke permukaan bumi. Batu candi banyak ditemukan di daerah gunung berapi terutama di pulau jawa seperti di Yogyakarta, Cirebon, Majalengka, dan daerah timur pulau jawa. Ciri-ciri batu candi adalah warna yang gelap, berpori dan solid.

Batu sabak, atau slate stone di pasaran lebih sering dikenal sebagai batu kali. Selain sangat kuat untuk pondasi, jenis batuan ini juga dapat dibelah menjadi lempengan tipis untuk pelapis dinding maupun lantai. Batuan ini banyak ditambang di daerah Garut, Purwakarta, dan Pekalongan. Warna batu sabak mulai dari hitam hingga coklat.

Batu koral, satu lagi jenis batuan, yaitu batu koral dan batu kerikil, Bentuknya bulat, dan pipih, atau elips. Biasanya dijual kiloan.  Memiliki beberapa variasi warna dan jenis, seperti kerikil alor dan Bengkulu berwarna hitam. Batu koral sukabumi berwarna abu abu. Kerikil  timor dan ambon berwarna putih. Ada juga yang berwarna pink, hijau dan merah.hati.

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh