CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Lampion Ornamen Khas Imlek

Lampion telah menjadi tradisi bagi orang Tionghoa sebagai simbol kebahagiaan, yang dipasang untuk even-even kegembiraan berwarna merah, dan lampion putih terbuat dari rangka bambu untuk simbol bela sungkawa. 

 

 

Dalam perkembangannya, lampion digambari dan dihiasi ornamen-ornamen macam-macam, dan huruf-huruf kaligrafi. Lampion ada yang terbuat dari kertas, kain, kulit binatang, dan dari bordiran-bordiran kain sutra dan lain-lain. Lampion benar-benar sebagai simbol penyambutan hari raya imlek. Saat dinasti Ming Zhu Yuan Chang (tahun 1368-1644 M) pendiri dinasti ini, ketika memproklamirkan ibu kota negara di Nanjing diadakan lampion air, dimana ribuan lampion diambangkan di aliran sungai Qinhuaihe.

Kemudian setiap tahun diadakan pesta lampion, tapi sejak berdirinya Republik Tiongkok pesta ini memudar, sehingga ahli-ahli pembuat lampion juga berkurang, namun kini rupanya mulai digalakkan lagi.Ada juga tradisi disaat hari raya Imlek, membawa lampion sebagai simbol untuk mendapatkan anak lelaki atau putra, karena lafal kata Mandarin yang berdekatan yang mempunyai arti mendapat putra (Denglong Tianding).

Sama halnya dengan hanging lamp, lampion bisa ditempatkan di dalam ruangan. Benda ini dapat diletakkan di ruang apapun, ruang tamu, ruang makan, kamar tidur maupun ruang keluarga. Anda pun dapat memilih jenis lampion dari berbagai material, kain, kertas, kaca dan lain-lain.

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh