CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Tips Memasang Batu Alam Pada Dinding Rumah

Batu alam menjadi material yang banyak dipilih untuk mendekorasi rumah. Batu alam mampu menciptakan kesan natural yang eksotik saat diaplikasikan pada hunian, misalnya sebagai dinding ekspos. 

 

 

Batu alam tak hanya digunakan pada bagian eksterior namun juga banyak diterapkan untuk mempercantik interior rumah. Jika Anda tertarik, Anda bisa coba gunakan batu alam untuk mendekorasi rumah. Nah, berikut adalah beberapa tips untuk Anda ketika akan memasang batu alam:

  • Peralatan yang digunakan untuk memasang batu alam secara umum sama dengan alat yang digunakan untuk memasang keramik.
  • Sedangkan bahan yang diperlukan antara lain batu alam itu sendiri, semen PC, pasir beton, dan semen adhesive, serta air.

  • Kemudian rendam batu alam ke dalam air sehari sebelum pemasangan. Menurut pengalaman, perendaman yang lebih lama pada batu alam akan menghasilkan daya rekat yang lebih baik.

  • Angkat dan tiriskan satu-persatu batu alam sembari melakukan sortir terhadap batu alam yang cacat. Jangan menaruhnya pada tempat yang terkena panas matahari, sebab akan terjadi penguapan yang lebih cepat. Jadi percuma saja jika direndam namun tak ada kandungan air pada bagian dalam batu alam.

  • Siapkan adonan terlebih dahulu, campurkan 1 bagian semen PC dan 2 bagian pasir beton. Tambahkan 1/2 bagian semen adhesive (tersedia berbagai merek di toko material). Siramkan air kedalamnya sambil diaduk sehingga adonan berbentuk pasta.

  • Ada hal yang juga perlu menjadi perhatian adalah jika dinding yang akan dipasang batu alam, merupakan dinding yang telah dicat sebelumnya, maka cat harus dikelupas dengan cara melukai dinding menggunakan pahat besi. Cara ini harus dilakukan secara merata dan menyeluruh pada bagian yang akan dipasang batu alam. Kemudian lakukan penyiraman dengan menyemprotkan air pada seluruh permukaan dinding yang telah dikelupas hingga semua kotoran dan sisi pasir yang menempel hilang. Hal ini berguna agar daya rekat batu alam ke dinding menjadi lebih sempurna. Biarkan terlebih dahulu hingga kandungan air mengering.

  • Ukur tinggi dinding yang akan dipasang batu alam. Jika batas pasangan tidak ditentukan, misalnya tidak harus sebatas plafond dan sejenisnya. Maka usahakan pasangan paling bawah tidak dipotong. Caranya, ukur tinggi batu alam, misalnya kita gunakan batu alam dengan tinggi 15 cm dan panjang 35 cm. Nah, jika tinggi batu alam adalah 15 cm, dan dinding yang akan dipasang adalah 3 meter, sehingga jumlahnya 20 baris ke atas.

  • Namun jika pasangan dinding dibatasi oleh plafond atau deck, usahakan pasangan utuh diposisikan paling atas, sedangkan yang paling bawah berupa potongan (tidak harus utuh).

  • Gunakan selang untuk menimbang ketinggian pasangan, agar sama dan sejajar. Beri tanda dengan pensil. Pasang paku dan benang pada kedua ujung yang diberi tanda tadi. Kencangkan benang. Tanda pensil tadi usahakan telah diatur dengan ketinggian nat pasangan batu alam.

  • Ambil satu persatu batu alam, oleskan dengan adonan tadi ke bagian bawah permukaan batu alam secara merata setebal kira-kira 1 hingga 1,5 cm. Tempelkan pada permukaan dinding dan tekan dengan palu karet hingga melekat. Pemasangan ini dilakukan dari bawah atau nomor dua dari bawah. Ganjal dengan paku beton pada setiap pasangan paling bawah agar tidak turun ke bawah.

  • Pola pemasangan sebaiknya berbentuk brickwork (seperti pasangan dinding batu-bata-red), jika batu alam berukuran persegi panjang, sebab akan terlihat lebih indah.

  • Lakukan hal yang sama seperti di atas pada bagian selanjutnya sambil membersihkan sisa adukan yang menempel pada sisi batu alam, jika kering akan sulit membersihkannya.

  • Jika pasangan batu alam terdapat pertemuan siku, misalnya pada bagian sudut tembok, maka ujung batu alam harus dipotong lancip membentuk sudut 45º.

  • Jika pasangan telah selesai, lakukan pemeriksaan ulang, apakah ada batu alam yang cacat atau tidak merekat pada dinding. Pasangan batu alam tidak perlu di isi nat, dan atau jika memang diperlukan, isi nat dengan adonan semen untuk menutupi nat yang terlalu besar dan berongga. Namun hal ini harus langsung dibersihkan menggunakan kuas dan air kemudian dikeringkan menggunakan spoons.

  • Selanjutnya Anda dapat mempercantik tampilan batu alam dengan vernis khusus batu alam. Pilih yang berwarna netral agar tidak menghilangkan warna asli batu alam.

  • Untuk menjaga agar batu alam tahan lama dan semakin menarik, Anda sebaiknya beri lapisan cat khusus batu alam yaitu cat ARCA Series. 

 

Selamat mencoba!!!

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh