CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Elemen Kain Motif Floral Khas Desain Shabby Chic

Salah satu ciri khas dari penataan interior bergaya shabby chic adalah kehadiran furnitur antik seperti credenza, vas bunga, frame kaca, kain, atau benda-benda seni lainnya. Biasanya furnitur berbahan kayu akan dicat putih, lalu mulai diamplas agar permukaanya tidak terlalu mengilap, memberikan kesan vintage dan berumur.

 

 

Selain kayu, material fabric juga menjadi elemen utama dalam penataan interior ala shabby chic. Kain yang digunakan adalah kain yang memiliki motif dan warna pastel. Umumnya bermotif floral. Anda dapat mengaplikasikan material kain pada tempat tidur, meja makan, headboard, padded wall, hingga upholstery kursi.

 

 

Ya, salah satu elemen paling dominan dalam interior shabby chic adalah kain bermotif floral. Pengaruh ini datang dari Inggris, dimana banyak rumah yang menggunakan chintz, kain tenun katun bermotif floral sebagai penutup sofa dan gorden. Saat ini penggunaan kain pun meluas tidak hanya di cushion dan gorden saja, namun juga bisa hadir sebagai sapu tangan di meja makan, padded wall, hingga pelapis kotak perhiasan.

 

 

QUIZ

Jawab pertanyaan berikut dan dapatkan voucher pulsa senilai Rp 10.000 setiap Senin, Rabu, & Jumat!

  • Apa yang perlu dipahami dalam menentukan warna untuk cat interior?

 

Follow @Sanlex_Prodigio dan add / like Facebook SANLEX Prodigio Hiyoto, dan kirim jawabanmu melalui media sosial pada pukul 17:00-19:00. Pemenang diumumkan pukul 08:30 esok hari !

 

Temukan jawabannya di: Lebih Mudah dalam Memilih Warna


 

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh