CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Ruangan Dengan Nuansa Eropa Klasik

Ruangan yang dirancang dengan gaya Eropa klasik memiliki titik fokus yang berukuran besar. Perapian besar, meja besar, atau tangga rumah yang mewah adalah contoh titik fokus yang sering digunakan. Setelah titik fokus sudah ditentukan, penambahan furnitur lain di sekelilingnya dilakukan untuk memperkuat keberadaan dari titik fokus yang dipilih. 

 

 

Dengan demikian, kesempurnaan ruangan pun dapat tercapai karena semua unsurnya saling melengkapi. Konsep dasar dalam pembentukan ruangan bergaya eropa klasik adalah penataan ruangannya yang dilakukan secara simetris. Jika kita mengambil sebuah garis tepat di tengah-tengah ruangan, maka sisi ruangan pertama akan memancarkan suasana dari sisi yang lainnya. Penataan furnitur yang ada di dalamnya pun dilakukan dengan sangat rapi.

Warna-warna yang digunakan di dalam desain ini biasanya terinspirasi oleh alam. Sebagai contoh, warna biru gelap, coklat, kuning, hijau dan jenis warna tanah. Penambahan warna hitam dilakukan untuk menegaskan objek tersebut. Ornamen seperti ukiran khas Romawi, patung dan vas besar juga sering dijumpai di rumah bergaya klasik.

Adapun untuk bahan hiasan yang sering digunakan dalam desain klasik adalah kain. Kain yang dipilih biasanya berjenis linen, katun atau lainnya yang terlihat elegan. Apabila ingin bermain dekorasi dengan kain, Anda bisa memadukan kain sutra dengan katun atau linen. Beludru juga banyak digunakan di dalam konsep eropa klasik, meskipun kain ini hanyalah berfungsi sebagai kain pelengkap.

 

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh