CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Efek Indahnya Warna

Kehidupan tidak pernah lepas dari warna. Warna dapat menghasilkan keindahan tersendiri. Warna pertama kali ditemukan tahun 1666 oleh ilmuwan Inggris Sir Isaac Newton. Ia menyatakan setiap warna terdiri dari satu panjang gelombang dan tidak dapat dipisahkan lebih lanjut ke dalam warna lain.

efek warnaWarna bisa diperoleh dari mencampur antara dua warna yang berbeda. Namun, ada beberapa warna seperti merah, kuning, dan biru yang tidak dapat dihasilkan dari proses pencampuran warna.

Efek Psikologis Warna, warna secara psikologi memiliki efek tertentu terhadap jiwa seseorang. Saat warna dipandang secara subjektif, ada beberapa efek warna yang memiliki makna universal. Misalnya, warna merah yang berada  di daerah spektrum gelombang paling panjang diangap sebagai warna panas, mampu memunculkan efek membangkitkan emosi, perasaan marah, dan permusuhan. Warna lain yang termasuk ke dalam kelompok warna panas diantaranya yaitu warna kuning dan oranye.

Lain halnya dengan warna biru. Warna ini dikenal sebagai spektrum warna dingin, sering digambarkan sebagai ketenangan, tetapi juga dapat membangkitkan perasaan sedih atau terabaikan. Warna-warna dingin lainnya yaitu ungu dan hijau.

Warna Sebagai Terapi, warna juga banyak digunakan untuk penyembuhan dan chromotherapy. Orang banyak menyebutnya dengan terapi cahaya.

Warna Sebagai perawatan, misalnya, merah digunakan untuk merangsang tubuh dan pikiran, kuning untuk merangsang simpul-simpul syaraf untuk meningkatkan sirkulasi tubuh, oranye banyak digunakan untuk menyembuhkan paru-paru dan untuk meningkatkan energi, serta biru biasanya digunakan sebagai alternatif untuk mengurangi rasa sakit.

Begitu banyak efek yang dimiliki warna. Warna juga memiliki arti yang berbeda-beda dalam setiap kebudayaan, dan warna dapat mempengaruhi mood seseorang.

Add comment


Security code
Refresh