CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Desain Dekorasi Shabby Chic

Interior bergaya shabby chic sudah ada sejak awal abad ke-18 dan banyakdijumpaipada lukisan dekorasi Swedia dan hunian French Chateau. Kini penataan lusuh ala shabby chic ini mulai dikenal dan menjadi pilihan unik di Indonesia. Gaya interior shabby chic yang menonjolkan furnitur antik dengan fabrics berwarna lembut yang pucat, pada akhirnya menghasilkan suasana interior yang romatis dan elegan.

Putih menjadi seperti identitas utama dari gaya interior yang juga disebut dengan cottage-style decor ini. Selain putih, warna lain yang mudah ditemui pada penataan ini adalah sentuhan warna pastel yang lembut dan dingin, seperti merah muda, biru muda, hijau dan ungu muda. Bisa dibilang, shabby chic tidak banyak mengeksplorasi warna dan cenderung bermain pada ruang monokrom yang aman. Khusus untuk warna selain Putih, biasanya merupakan pemberi aksen dan motif.

alt

Warna-warna lembut ini umumnya diterapkan pada motif upholstery, gorden, porselen, lukisan, bahkan motif tegel.Kombinasi warna lembut ini juga melahirkan kesan feminin dalam sebuah ruangan. Pilih warna utama dan seimbangkan dengan warna komplementernya. Misalnya, jika biru muda menjadi warna utama, harmoni warna ruang dengan menambahkan abu-abu muda dan sedikit putih.

Anda dapat memberi warna utama pada furnitur kemudian berikan lapisan bertekstur atau motif dengan warna komplementer di atasnya. Selain putih dan pastel, model pewarnaan usang (worn), bleach out dan luntur (faded) pun sering diasosiasikan dengan shabby chic.

Gaya shabby chic bisa Anda pilih untuk diterapkan pada interior rumah sehingga terkesan unik, antik, dan menarik.

alt

alt

alt

Add comment


Security code
Refresh