CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Sesuaikan Pilihan Warna Dengan Usia Si Anak

Agar tampak ceria biasanya orang tua senang mewarnai dinding kamar anak dengan warna-warna cerah yang mampu memunculkan kesan dunia anak yang penuh keriangan. Sebenarnya kamar anak tidak harus selalu didesain dengan warna-warna yang cerah.

warna kamar anakAnda sebaiknya menyesuaikan pilihan warna dengan usia anak agar tercipta suasana yang benar-benar nyaman. Untuk bayi Anda bisa memilih warna-warna yang lembut atau warna pastel karena bila menggunakan warna primer akan menimbulkan stimulasi yang berlebihan bagi bayi. 

Untuk anak usia batita sampai balita, Anda dapat mengaplikasikan warna primer untuk merangsang perkembangan otaknya. Warna-warna tersebut dapat Anda terapkan pada ruang bermain. Dengan demikian, anak bisa sekaligus belajar mengenal warna-warna dasar. Sedangkan untuk kamar anak usia 4-11 tahun dimana anak sudah memasuki masa sekolah, sebaiknya Anda menggunakan warna-warna sekunder dan warna muda yang sifatnya menenangkan.

Sementara untuk anak umur 12 tahun ke atas penggunaan warna bisa lebih kompleks disesuaikan dengan jenis kelaminnya misalnya mengaplikasikan warna-warna yang maskulin maupun feminim untuk kamar anak Anda. warna feminin merupakan warna-warna hangat yang tercipta dari degradasi antara warna ungu-merah-oranye. Sementara warna maskulin umumnya adalah warna-warna dingin, yaitu degradasi antara warna biru-hijau.

Bila anak Anda sudah memasuki masa remaja, Anda dapat mendesain kamarnya dengan warna-warna yang lebih tua sehingga memberi kesan lebih dewasa. Memilih warna yang sesuai dengan usia untuk kamar anak pada dasarnya adalah agar tercipta suasana yang sesuai dengan tumbuh kembang si anak. Sehingga anak akan merasa nyaman dan tenang ketika berada di dalamnya.

Add comment


Security code
Refresh