Ramadhan Edupaint 2017

CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Desain Antik Interior Shabby Chic

Desain interior bergaya shabby chic memiliki kesan unik dengan tampilan yang terlihat lusuh dan kusam.  Penataan lusuh ala shabby chic ini mulai dikenal dan menjadi pilihan unik di Indonesia. Gaya shabby chic menonjolkan furnitur antik dengan warna lembut serta menghasilkan suasana romantis dan elegan.

 

 

Salah satu ciri khas dari penataan interior bergaya shabby chic adalah kehadiran furnitur antik seperti credenza, vas bunga, frame kaca, kain, atau benda-benda seni lainnya. Biasanya furnitur berbahan kayu akan dicat putih, lalu mulai diamplas agar permukaannya tidak terlalu mengilap, memberikan kesan vintage dan berumur.

Desain interior bergaya shabby chic merupakan salah satu gaya dekorasi rumah yang awalnya berasal dari Negara Inggris. Gaya ini mulai dipopulerkan di Amerika pada tahun 1990-an oleh seorang wanita bernama Rachel Ashwell. Gaya ini identik dengan furnitur maupun soft furnishing berwarna lembut dan berkesan “lusuh” (shabby) karena usia.

Furniturnya terbuat dari rotan, besi maupun kayu-kayu tua yang dicat putih atau warna coklat kayu alami dengan finishing kasar untuk memberi nuansa vintage. Produk Shabby Chic bisa juga produk baru yang diproses sedemikian rupa sehingga memberi kesan antik.

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh