CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Mediterania Selaras Dengan Lingkungan Iklim Panas

 
Arsitektur Mediterania muncul karena adanya penyesuaian dengan kondisi lingkungan yang ada di negara asalnya. Ya, wilayah atau daerah-daerah Mediterania memiliki iklim panas. Sehingga, gaya bangunan/rumah di daerah tersebut biasanya dibuat dengan dinding yang tebal.   

 

 

Bukaan-bukaan jendela yang kecil untuk menahan hawa panas, dan taman yang terlindung secara privasi di dalam bangunan yang merupakan ciri khas gaya Mediterania yang sudah berkembang selama berabad-abad. Bentuk-bentuk rumah yang merupakan jawaban atas iklim Mediterania, seperti juga bentuk-bentuk rumah kota di Yunani dan Romawi.

Konsep Arsitektur Mediterania yang sebenarnya adalah menyelaraskan atau menyesuaikan dengan keadaan lingkungan sekitar yang dipertegas dengan pemakaian bahan-bahan yang berasal dari alam dan tidak merusak alam.Seperti penggunaan plesteran secara tradisional serta pemakaian batu alam dan tanah liat pada dinding bangunan.

Arsitektur Mediterania sendiri juga telah mendapat pengaruh dari arsitektur Islam yang sampai saat ini menjadi karakter dari arsitektur Mediterania, yaitu penggunaan lengkung pada pintu masuk, jendela, dan serambi. Arsitektur mediterania tidak hanya menekankan pada fungsi saja melainkan diseimbangkan dengan kematangan konsep yang menggunakan pilihan bentuk, material, dan warna serta mempertimbangkan dengan kondisi lingkungan sekitar.

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh