CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Arsitektur Klasik Dengan Cirinya Yang Khas

Desain interior klasik pada awalnya muncul di Eropa kemudian berkembang ke Asia. Ciri khas desain arsitektur klasik lainnya yaitu pada pilar-pilar, ornamen, dan profil-profil yang berkembang pada saat Kerajaan Romawi atau Yunani kuno. 

 

Ciri khas arsitektur klasilk

 

Bangunan dengan gaya klasik memiliki ukuran yang melebihi kebutuhan fungsinya. Setiap jenis ruangan dibuat terpisah dengan ukuran yang besar. Warna-warna seperti kuning keemasan, biru langit dan krem banyak diterapkan pada ruang, furnitur maupun elemen pelengkapnya. Furnitur pun dipercantik dengan teknik ukir, pahat dan penyepuhan yang membuatnya semakin terlihat mewah.

Bahan beludru dan brokat banyak diterapkan sebagai bahan penutup untuk furnitur maupun tirai.Langit-langitnya memiliki ketinggian ideal 3.5 meter, sehingga dapat mengekspresikan kemegahan. Dinding dilapisi motif floral atau garis sementara tirai jendela dipilih yang berbahan tebal dan menjuntai sampai ke lantai.

Selain itu, salah satu ciri dari desain interior klasik adalah adanya bentuk ukiran. Ukiran yang ditampilkan biasanya mewakili suatu gaya, atau aliran dari suatu seni ukir dari suatu kebudayaan. Umumnya ukiran muncul pertama dari kebudayaan yang paling tua, kemudian pada perkembangannya saling mempengaruhi dengan kebudayaan lainnya. 

 

 

 

Cat Tembok Sanlex Wonder

 

 
 

Add comment


Security code
Refresh