CARI ARTIKEL

Link

fb tw yt fr

Pilih Bahasa :

>>

Warna dan Arsitektur

Warna merupakan sesuatu yang akrab dalam kehidupan kita. Setiap hari kita melihat warna karena segala yang ada di alam ini mempunyai warna. Warna sering dikaitkan dengan emosi dan psikologi seseorang. Warna mampu menciptakan mood dan suasana hati yang melihatnya.

warna dan arsitektur

misalnya, kehadiran sebuh warna bisa membuat kita merasa tenang dan nyaman namun sebaliknya ada warna yang membuat kita merasakan panas atau tertekan sesuai dengan karakter warna itu sendiri. Warna-warna yang ada tersebut memiliki banyak manfaat dalam kehidupan. Lalu bagaimana peran warna dalam arsitektur?

Warna memiliki peran yang penting dalam dunia arsitektur misalnya, ketika akan memberi warna pada dinding sebuah bangunan seorang arsitek harus mempertimbangkan warna yang cocok untuk diterapkan pada bangunan tersebut. Warna yang akan diapliksikan harus disesuaikan dengan fungsi bangunan.

Oleh karena itu, seorang arsitek harus tahu mengenai karakter atau sifat warna, namun sebelumnya harus memahami apa itu warna., warna yang kita kenal sehari-hari adalah gelombang cahaya, yang dasar-dasar teorinya dikemukakan oleh Newton. Menurut Newton, warna merupakan bagian sinar dalam spektrum yang tergantung pada gelombang cahayanya.

Teori Newton tentang spektrum warna akibat berkas cahaya matahari yang melalui sebuah prisma. Urutan warna dalam spectrum warna terdiri dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu kemudian lebih dikenal sebagai lingkaran warna.

Disamping warna-warna murni dikenal juga warna-warna kutub yang sebenarnya bukan merupakan warna, yaitu putih dan hitam. Pencampuran warna murni dengan warna putih atau hitam akan menghasilkan skala warna lain yang disebut warna-warna pastel. Bila warna murni dicampur dengan warna putih akan menghasilkan warna tint yaitu warna-warna muda. Sedangkan warna murni dicampur hitam akan menghasilkan warna shade atau warna tua.

Add comment


Security code
Refresh